BLOG Jadepark Serpong

Jade Park Serpong 2: Tips Membeli Rumah Pertama yang Wajib Diketahui

Jade Park Serpong 2: Tips Membeli Rumah Pertama yang Wajib Diketahui

Jadeparkserpong2.id, TangerangBanyak orang yang membeli rumah baru namun pada akhirnya malah menyesal. Hal ini terjadi karena pemilihan rumah hanya didasarkan pada satu pertimbangan saja seperti misalnya pertimbangan harga yang murah tanpa memperhatikan lokasi. Tentu saja hal tersebut merupakan kesalahan yang harus dihindari para pembeli rumah pertama.

Membeli rumah merupakan keputusan finansial yang sangat besar sehingga Anda dituntut untuk mutuskannya dengan sangat baik. Berbagai pertimbangan harus dimasukan kedalam keputusan Anda sebelum mementukan keputusan terakhir. Hal ini untuk menghindari kesalahan yang akan mempengaruhi kondisi finansial Anda dalam waktu yang lama.

Nah, jika Anda sedang mencari rumah baru ada baiknya Anda mengintip Jade Park Serpong 2. Jade Park Serpong 2 berlokasi di samping Puspitek – Serpong. Terdiri dari 179 Hunian Modern dan Minimalis yang berkualitas dengan Harga yang Kompetitif. Memiliki konsep yang menyatu dengan alam, lingkungan yang asri serta udara yang segar membuat Jade Park Serpong 2 menjadi oase di tengah kota.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Jade Park Serpong 2 merupakan rumah pilihan terbaik yang bisa Anda pertimbangkan. Akan tetapi, sebelum memutuskan Anda sebaiknya harus memperhatikan beberapa hal berikut ini. Simak selengkapnya.

Perhatikan Kebutuhan Keluarga

Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan dalam membeli rumah pertama adalah kebutuhan keluarga. Hal ini penting karena Anda akan tinggal bersama keluarga di rumah tersebut dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, Anda harus tahu kebutuhan apa saja yang diperlukan dari sebuah tempat tinggal. Anda bisa membicarakannya dengan keluarga beberapa persoalan ini: Berapa jumlah kamar yang dibutuhkan? Apakah akan direnovasi di masa depan? Apakah perlu memiliki taman yang luas? Apakah perlu garasi mobil?

Bila sudah menemukan dari jawaban di atas, Anda akan lebih mudah untuk membeli rumah di sesuai dengan kebutuhan keluarga. Anda juga bisa menjadikan catatan itu sebagai acuan untuk menyortir hunian-hunian masa depan Anda maupun keluarga. Dengan memperhatikan kebutuhan keluarga, maka rumah yang akan didapatkan-pun mampu memberikan kenyamanan bagi keluarga Anda.

Perhatikan Lokasi dan Akses

Salah satu faktor penentu yang layak dijadikan pertimbangan adalah lokasi. Faktor ini juga berkaitan dengan akses dan harga rumah. Rumah yang berada di pusat kota tentu memudahkan penghuninya bepergian ke mana-mana. Hanya harga tanahnya tentu akan sangat mahal sehingga calon pembelinya memerlukan waktu untuk menabung lebih lama.

Sementara rumah yang berada di pinggiran kota memiliki harga yang lebih murah, hanya saja lebih menyita waktu untuk bepergian ke pusat kota. Solusinya, Anda bisa mencari rumah di daerah pinggiran yang memiliki akses terbaik. Jade Park Serpong 2 merupakan rumah dengan akses mudah hanya 5 menit menuju Future MRT Puspitek, dan 10 menit ke stasiun KRL Serpong dan Rawa Buntu.

Merencanakan Budget

Tidak dapat dipungkiri, rumah merupakan aset yang bernilai sangat tinggi. Kemampuan finansial Anda diuji ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah. Oleh karena itu, perencanaan yang matang akan mengantarkan Anda pada kesuksesan membeli rumah pertama. Dengan budget yang direncanakan dengan baik maka pengeluaran akan mudah untuk dikontrol.

Perencanaan dilakukan agar keputusan membeli rumah tidak membebani kondisi finansial untuk memenuhi kebutuhan pokok, maupun kebutuhan lain yang sebelumnya sudah ada. Sebagai informasi, bank biasanya mensyaratkan angsuran KPR per bulan maksimal sebesar 30% penghasilan bersih pribadi maupun gabungan antara suami dan istri. Nah, melalui patokan tersebut, Anda dapat merencanakan keuangan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli rumah baru.

Mengantisipasi Biaya Tambahan

Tidak seperti kegiatan membeli produk lainnya, pembelian rumah cukup rumit karena banyak mekanisme yang harus Anda jalani. Tidak hanya soal membayar harga rumah, berbagai tahapan administrasi juga biasanya memerlukan biaya tambahan. Saat Anda mulai menghubungi Pengembang Properti, biasanya Pengembang akan membebankan biaya tertentu sebagai bukti keseriusan Anda dalam membeli sebuah rumah. Setidaknya ada dua jenis biaya yang biasanya diajukan.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan berbagai biaya tambahan untuk dimasukan ke dalam perencanaan keuangan. Berbagai biaya tambahan seperti biaya notaris, biaya down payement, biaya appraisal, dan biaya KPR jika Anda menggunakan kredit menjadi salah satu biaya-biaya tambahan yang pada akhirnya berjumlah lumayan besar. Oleh karena itu, berkonsultasi dan merencanakan keuangan menjadi cara terbaik sebelum membeli rumah.

Merencanakan Pembiayaan Cicilan

Salah satu cara yang bisa digunakan ketika Anda membeli rumah adalah dengan kredit yang disediakan penyedia Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Lembaga pemberi kredit atau bank bisa saja menyetujui pengajuan KPR dengan nominal cicilan 50% dari penghasilan bulanan. Namun Anda harus tahu bahwa cicilan rumah yang ideal maksimal adalah 35% dari penghasilan. Alasannya, supaya Anda tidak perlu mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok sehari-hari, asuransi, sampai investasi untuk dialokasikan ke dalam cicilan.

Oleh karena itu, dengan perencanaan pembiayaan cicilan yang baik Anda akan mencegah masalah yang timbul di masa depan. Langkah selanjutnya adalah disiplin dan bersiap menghadapi berbagai resiko yang akan menghadang di masa depan. (ADR)

ImgWaNow wa